sadikingani

Data Bukanlah Gincu

March 4, 2020
Saya sedang mencermati satu dokumen yang dikeluarkan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) dan BPS (Badan Pusat Statistik), berjudul Data Statistik dan Hasil Surver Ekonomi Kreatif (2018). Walaupun Bekraf sudah bubar, dan urusan ekonomi kreatif kembali berada di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ulasan atas dokumen tersebut penting sebagai bahan pelajaran ke depan. Jika baik harus diteruskan, jika buruk ya jangan

Perjalanan Spiritual bagi Saya

Bisa berbincang-bincang dengan orang-orang di tempat yang saya singgahi, dan mengenali kehidupan mereka meski sekilas adalah kepuasan dari sebuah perjalanan. Jika kehidupan adalah jutaan halaman buku, setidaknya saya sudah membaca, meski itu hanya satu paragraf di halaman pertama. Perjalanan selalu menyenangkan. Jauh atau dekat tidak jadi soal. Selalu ada hal-hal

Startup Weekend Fashion: Membangun Kebaruan, Melawan Kecenderungan

December 16, 2015
Bulan lalu saya mendapatkan tawaran menjadi salah satu mentor dalam acara Startup Weekend Fashion di Bandung. Kesempatan itu saya sambut baik, karena dua hal. Pertama, inisiatif untuk menggelar acara tersebut didasari gagasan kolaborasi. Kedua, rasa ingin tahu terhadap ide-ide yang akan muncul. Kurang lebih ada 25 orang peserta yang ikut dalam

Mark Reay: Model dan Fotografer Fashion Tunawisma

September 8, 2015
Pernahkah Anda menduga fotografer yang bekerja untuk Diane von Furstenberg (DVF), Rebeca Taylor, Calvin Klein, dan Lacoste adalah seorang tunawisma? Pernahkah Anda mengira seorang mantan model yang pernah berjalan untuk Versace, Moschino dan Missoni hidup menggelandang di atap sebuah gedung di kota New York? New York, seperti kita tahu adalah

Skandal di Balik Mahalnya Biaya Model

August 19, 2015
Pagi hari satuan petugas CMA (Competition and Markets Authority, Inggris) yang berpakaian preman secara dramatis melakukan penggerebekan ke beberapa kantor agen model (models agency). Mereka menyita komputer dan dokumen di kantor-kantor tersebut, serta mewawancarai para pekerjanya. Ini bukan adegan film Hollywood, tapi kejadian sekitar lima hari lalu yang dialami tiga

Kehidupan Sempurna di Media Sosial: Antara Harapan dan Kenyataan

August 12, 2015
Hidup penuh kejutan dan sering diluar dugaan. Seperti Madison Holleran (19 tahun), perempuan muda yang dianggap memiliki kehidupan sempurna dengan segudang prestasi itu tanpa diduga memutuskan mengakhiri hidupnya pada 17 Januari 2014. “It feels like one day she was happy, the next she was sad, and the day after she

Kunci Bahagia Oky Setiarso

August 10, 2015
Bukan rahasia lagi bahwa ribuan orang di negeri ini masih tinggal di tempat ilegal dan tak layak huni. Seperti para pemulung yang tinggal di daerah kumuh di Jakarta. Anak-anak mereka pun terlantar tanpa bimbingan dan bekal pendidikan yang cukup. Bukan hal mengejutkan jika kita menemukan anak berusia 8 tahun belum

Demokratisasi Fashion, Mungkinkah?

June 26, 2015
Internet dan Keterbukaan Sebelum teknologi internet berkembang, praktis hanya majalah fashion dan gaya hidup (format cetak) satu-satunya sumber bacaan untuk memperoleh informasi seputar fashion dan gaya berpakaian. Aktor utama yang menjadi rujukan tidak pernah bergeser dari kalangan selebritas. Terutama bintang film, penyanyi dan model. Kini, era dominasi majalah cetak hampir bisa

Inspirasi dari Jember

May 29, 2015
Siapa pernah duga Kabupaten Jember, sebuah kota kecil di Jawa Timur bisa dikenal dunia setara dengan New Orleans (Amerika Serikat), Rio De Jeneiro (Brazil) dan Koln (Jerman). Tiga kota karnaval dunia. Keberhasilan itu tidak datang dengan sendirinya. Diraih dengan kerja serius masyarakat Jember dalam mengkreasi satu peristiwa budaya yang dikenal

Skeptis dalam Street Photography

May 21, 2015
Pengemis dalam bingkai kemiskinan di perkotaan banyak menarik perhatian. Selain para peneliti sosial, juga juru foto dokumenter. Meski tidak ada data persis, saya menduga ada cukup banyak foto dalam tema kemiskinan yang menampilkan gambar pengemis. Kemiskinan adalah tema klasik dalam dunia fotografi. Selalu ada peminatnya, meski mungkin tak sebanyak yang

Selingan: Antropologi Bisa Membawamu ke Banyak Dunia: Takdir, Mimpi atau Ilusi?

January 22, 2015
Saya merasa kesulitan menjawab kenangan baik apa yang paling berkesan selama kuliah di Jurusan Antropologi Unpad dan menjadi anggota HUMAN (Huria Mahasiswa Antropologi). Bisa jadi karena terlalu banyak, sehingga jadi tampak biasa-biasa saja. Sebaliknya, jika ditanya apa yang paling membuat tidak nyaman, segera saya bisa menjawab. Inferioritas mahasiswa antropologi! Semasa

Catatan Selepas Jakarta Fashion Week 2015 (2): Fashion KW dan Plagiarisme

November 19, 2014
Saat memutuskan membuat catatan selepas Jakarta Fashion Week 2015 (JFW 2015), mulanya perhatian saya lebih tertuju pada soal seberapa besar peristiwa tersebut memberi pengaruh pada perkembangan industri fashion Indonesia. Itu sebabnya dalam tulisan sebelumnya (Catatan Selepas Jakarta Fashion Week 2015) saya akhiri dengan pertanyaan: “dari 2.600 lebih look yang tampil
Go toTop