Browse Category

Jejak - Page 2

Perjalanan Spiritual bagi Saya

June 17, 2015
Bisa berbincang-bincang dengan orang-orang di tempat yang saya singgahi, dan mengenali kehidupan mereka meski sekilas adalah kepuasan dari sebuah perjalanan. Jika kehidupan adalah jutaan halaman buku, setidaknya saya sudah membaca, meski itu hanya satu paragraf di halaman pertama. Perjalanan selalu menyenangkan. Jauh atau dekat tidak jadi soal. Selalu ada hal-hal menarik dan baru yang bisa ditemui. Naik bis Trans Jakarta

Data Bukanlah Gincu

Saya sedang mencermati satu dokumen yang dikeluarkan Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) dan BPS (Badan Pusat Statistik), berjudul Data Statistik dan Hasil Surver Ekonomi Kreatif (2018). Walaupun Bekraf sudah bubar, dan urusan ekonomi kreatif kembali berada di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ulasan atas dokumen tersebut penting sebagai bahan pelajaran

Bung A, Monopod, dan Model

April 5, 2014
Halte Dukuh Atas I. Kurang lebih pukul 22.30 WIB. Saya berdiri di barisan deretan pertama antrian penumpang bis Trans Jakarta. Di belakang saya ada tiga baris. Sama-sama menunggu bis tujuan Ragunan. “Ya…, menipu!” gerutu seorang lelaki di deretan antrian kedua paling kanan. Sebut saja bung A. Dia kecewa karena bis

Catatan dari Pit Fotografer

December 7, 2013
Pit fotografer adalah bagian penting dalam sebuah peragaan busana. Perlu upaya serius dalam pengelolaannya. Adanya aturan yang jelas dan tegas dari penyelenggara, serta kedisiplinan dari para fotografer adalah keharusan yang tak bisa ditawar-tawar. 05 Desember 2013, pukul 20.00 WIB. Saya sudah menempati pit fotografer Bazaar Fashion Concerto 2013. Bertempat di

Bill Cunningham, “All I See are Clothes”

October 10, 2013
William J. Cunningham nama lengkapnya. Lebih akrab dengan sebutan Bill Cunningham. Biasa disapa “Bill”. Lahir 13 Maret 1929 (84 tahun) di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat. Dia adalah seorang juru foto The New York Times. Sebagai seorang juru foto, Bill adalah sosok yang konsisten dan bekerja dengan passion. Di usia 84 tahun dia

Street Fashion Photography, Sebuah Tanggapan

April 29, 2013
Saya tergelitik oleh pernyataan Silvia Amanda A., pengajar fotografi Universitas Trisakti yang menyebutkan bahwa salah satu kendala street fashion photography adalah perbedaan budaya dengan negara luar (Barat) yang (dia anggap) lebih maju dan bebas, serta iklim yang berbeda (Lika-liku Street Fashion Photography di Indonesia, Detik.com, Kamis, 07/03/2013 18:12 WIB). Selanjutnya

Kisah Desa Dirundung Pilu

September 27, 2012
Seorang kawan baru pulang dari desanya di Jawa Timur. Liburan lebaran tempo hari. Dia berkisah bahwa tetangganya di desa banyak yang berusaha keras menabung demi bisa pergi naik haji. Mereka bukan orang-orang mampu secara ekonomi. Serba kekurangan. Rumah mereka bahkan ada yang sudah miring mau ambruk. Tapi tetap memaksakan diri

Siang di Halte GOR Sumantri

September 26, 2012
Jakarta, pukul 14.15 WIB. Matahari begitu menyengat. Saya tengah bergegas menuju halte bus way GOR Sumantri. Baru sampai di muka Bakrie Tower badan saya sudah terasa basah. Keringat mulai menembus baju. Padahal belum setengah kilometer saya melangkah. Sebenarnya ada alternatif untuk menghindari panas. Naik shuttle bus yang biasa mengitari kawasan

Desa yang Saya Dengar, Lihat dan Rasakan

September 26, 2012
Budiman Sudjatmiko bersiul di Twitter: “Film Sang Penari & Laskar Pelangi adlh representasi terindah ttg sejarah & desa2 Indonesia”. Saya tidak memahami apa yang dia maksud “representasi terindah tentang sejarah dan desa-desa di Indonesia”. Saya mencoba mengingat-ingat kembali film Laskar Pelangi yang saya tonton bareng tiga ponakan. Sambil terus menelisik
Go toTop