IFW 2013 # 91 Memotret off-runway di Indonesia Fashion Week 2013

Setahun yang lalu saya terpesona dengan situs resmi London Fashion Week (LFW). Karena itu saya terdorong membuat tinjauan situsnya (Belajar dari London Fashion Week), meski lebih ke soal teknis bagaimana mengembangkan dan mengelola sebuah situs untuk peristiwa pagelaran busana. Dalam kapasitas saya sebagai pengembang website, mengamati LFW membuat saya berkeinginan mengembangkan situs serupa untuk event fesyen di Indonesia yang sifatnya reguler. Semoga suatu waktu ada kesempatan untuk itu.

IMG_7340

Hal yang tak kalah penting dan menariknya di peristiwa fashion week (London, New York, Paris dan Milan) adalah kehadiran para fotografer gaya jalanan (street style photographers) yang umumnya adalah blogger. Mereka inilah yang merekam gaya orang-orang yang menghadiri fashion week. Berbeda dengan para fotografer majalah fesyen, yang menjadi perhatian utama street style photographers adalah merekam berbagai gaya off-catwalk. Itulah yang dilakukan Scott Schuman, Garance Dore, Candice Lake, Tommy Ton, Karl-Edwin Guerre, Jason Jean, Simbarashe, Lee Oliveira dan banyak lagi.

IMG_7443

Terinspirasi oleh mereka, saya coba terapkan kerja serupa di pagelaran busana Indonesia Fashion Week 2013. Sungguh menyenangkan meski apa yang saya renacanakan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Saya lebih banyak melakukan foto candid daripada non-candid. Padahal seharusnya itu seimbang. Lebih baik lagi jika lebih banyak foto non-candid.

Di antara keramaian Indonesia Fashion Week saya asyik sendiri mengamati orang berseliweran sambil menanti sosok mana yang menarik untuk difoto, dan di saat seperti apa meminta ijin memotret pada subyek yang akan saya foto. Ini bukan pekerjaan mudah. Bagi mereka yang sudah familiar dengan street style – umumnya adalah para blogger fesyen itu sendiri dan netter yang selalu mengikuti trend gaya  – bisa langsung mengerti ketika saya sampaikan bahwa foto yang akan diambil adalah untuk blog. Mereka tahu betul siapa itu Scott Schuman, Tommy Ton, dan Garance Dore. Umumnya mereka pun adalah pengguna media sosial fesyen seperti Lookbook.nu.

Mungkin hanya saya sendiri yang datang ke Indonesia Fashion Week dengan tujuan utama membuat foto off-catwalk. Sangat berbeda dengan apa yang pernah saya lihat di peristiwa New York Fashion Week, Milan dan Paris, di mana satu orang yang memiliki gaya mencolok bisa dipotret oleh puluhan street style photogtaphers.

Apakah di peristwa fashion week kedepan akan ada orang yang melakukan kerja seperti saya, entah. Hal yang sudah jelas, saya sangat senang dan menikmati pengalaman memotret di Indonesia Fashion Week 2013. Banyak inspirasi yang saya peroleh. Dari sisi fotografi maupun dunia fesyen di Indonesia. Terimakasih untuk kawan-kawan panitia Indonesia Fashion Week 2013 yang telah memberi kesempatan saya hadir sebagai blogger IFW 2013. Dan tentu terimakasih pula pada siapapun yang tidak bisa saya sebut namanya, yang telah mengijinkan saya mengambil gambarnya. Viva Indonesia Fashion Week. Viva industri fesyen Indonesia.



Comments are closed.